Ketika hati telah memilihmu
Memagar kasih dalam pagar-Mu,
Asaku, senyum dara buatku tertawa
Tika tawa indah bertahta
Tika kisah bertemaram pualam
Tilam pijak ber-permadani intan
Kala Relung menggapai batas
Lewati mimpi yang di impikan
"Ini pilihan akhir, belahan jiwa nan indah" gegapku pada alam
Seketika itu berlari menjauhi kisah
Dua netra beradu tatapan nanar, kelu
Hujung lidah yang mengecap manis, kini bermada
Aksara madah pun beraroma pahitnya mada, hingga..
Manis dan pahit bersemayam di menu aswana
Saat...
Persimpangan lapak
Jiwa hening terusik opsi
Memilih dan dipilih, teruraikan
Antara cita dan cinta, menggigir
Hingga sunyi membungkus jiwa-jiwa hening
Kemana...?
Banyak jalan yang harus terjejak, memijak
Tersakiti, di tinggal begitu saja, olehmu
Yakinku..., ada di sanggar remang
" Meninggalkan aku dirimu..., diri-Mu tetap ada" rintihku
“Tirta langit membumi di kotaku, sayang” aku berbisik
“Biarkan kita terapung, di genangan itu”, balasmu
“Sungguh..”
“Ayo, mari buktikan”
Bunga-bunga pun melayu tersapu banjir, raib dari bumi kalbu
Tertinggal taman yang berserakan "ahhhh" sesalku mengangkasa
Menimpa siapapun atau apapun
-----------------
" TENTANGMU "
___Yogya-'97 ___
Kumpulan: @@ jiwa-jiwa terbuang @@
Tidak ada komentar:
Posting Komentar